Wednesday, November 23, 2011

Striker Kidal yang Lincah

BOLA seakan-akan menjadi teman baginya. Terus menempel di kaki Alfeandra Dewangga Santosa dalam gerakan meliuk-liuk melewati sejumlah pemain lawan. Lepas dari kawalan, bola dilepas dengan tendangan terarah ke sudut gawang lawan dan masuk!!.
Pemain kelahiran Semarang, 28 Juni 2001 itu bersorak kegirangan. Dia disambut peluk hangat dari rekan-rekannya. Dewa, sapaan akrabnya menjadi pahlawan kemenangan Sekolah Sepak Bola (SSB) SSS atas IM Sragen di final Piala Puri Kahuripan di Stadion 45 Kabupaten Karanganyar, akhir pekan lalu.

Berkat kemenangan itu, wakil dari Kota Semarang berhasil menjadi juara. Hal itu semakin lengkap setelah Dewa yang menciptakan gol kemenangan mendapatkan dua gelar. Yakni top skorer dengan torehan delapan gol sepanjang pertandingan, dan gelar pemain terbaik.
"Pertandingan itu sungguh luar biasa. Saya ingin kembali mencetak gol di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Namun yang lebih penting adalah SSS berhasil keluar sebagai juara," papar putra pasangan Puguh Santoso dan Yuni Wulandari itu.
Tubuhnya memang kecil. Di usainya yang beranjak 10 tahun, Dewa baru bertinggi 140 sentimeter dan berat 30 kilogram. Namun untuk kemampuan individu, tak perlu diragukan. Sebagai pemain gelandang, konstribusinya begitu besar bagi tim. Pergerakannya seringkali merepotkan pertahanan lawan.
Termotivasi Kakak
Memiliki kaki kidal menjadi nilai tambah tersendiri. Sang arsitek, Gunawan menempatkan penggemar steak itu di sektor kiri di setiap pertandingan. Meski beringinan mencetak gol, Dewa tidak egois. Seringkali dia memanjakan para striker dengan umpan-umpannya yang matang.
Kemampuan menimang-nimang bola tidak datang begitu saja. Dia mulai menekuni olahraga yang paling digandrungi masyarakat dunia sejak tiga tahun lalu. Saat itu, Dewa memilih untuk menempa teknik dan fisik bersama SSB SSS di Lapangan Sidodadi.
Keinginan itu datang ketika melihat sang kakak Afebta Dewangga bermain sepak bola. Dewa yang satu ini juga bukan pemain sembarangan. Dia pernah memperkuat tim Kota Semarang di ajang Liga Remaja U-15 Piala Medco dua tahun silam. Kini, Afebta Dewangga bermain untuk tim amatir Untag yang berlaga di Kompetisi Antarklub PSSI Kota Semarang.
"Kakak menjadi motivator. Saya tidak hanya ingin sepertinya. Namun bercita-cita menjadi pemain Timnas Merah Putih. Karena itu, saya tidak akan lelah dalam mengasah kemampuan," imbuh pemain terbaik Piala Kabupaten Grobogan 2010, dan Ulang Tahun SSS awal tahun 2011 lalu itu.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...