Wednesday, June 6, 2012

Piala Coca-Cola Ingin Jadi Ajang Pencarian Bakat Reguler

Menjelang final Piala Coca-Cola 2012 yang akan digelar 30 Juni mendatang, Coca-Cola Indonesia selaku pihak penyelenggara mengungkapkan kepuasan atas digelarnya kejuaraan sepakbola antar-SMA untuk kali keenam itu.
 
Tahun ini merupakan penyelenggaraan pertama dalam dua tahun terakhir. Melihat animo masyarakat Indonesia yang tinggi terhadap sepakbola, terutama kaum remaja, Coca-Cola memutuskan untuk menggelar lagi turnamen yang pernah melahirkan Egi Melgiansyah itu.
 
Penyelenggaraan kali ini pun ditingkatkan dari yang sebelumnya. Babak penyisihan digelar di 20 kota dan empat kota besar dipilih sebagai tuan rumah babak play-off, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Khusus kota terakhir, untuk kali pertama turnamen digelar menjangkau luar pulau Jawa. Piala Coca-Cola digelar mulai Maret dengan jumlah peserta mencapai 640 sekolah.
 
"Bukti keseriusan Coca-Cola ditunjukkan dengan peningkatan skala maupun format pertandingan. Jika biasanya lima lawan lima, kali ini kami menggelar pertandingan full court, 11 lawan 11," jelas Andrew Hallatu, Media Relations Manager Coca-Cola Indonesia, kepada GOAL.com Indonesia.
 
Sepakbola memang sengaja dipilih karena sesuai dengan identitas merek Coca-Cola, yaitu menebarkan semangat positif berupa kegembiraan yang dirayakan bersama-sama. Dengan digelarnya turnamen tahunan seperti Piala Coca-Cola, diharapkan para calon pemain berbakat Indonesia menemukan salah satu wadah penggodokan kemampuan bermain mereka mengingat kurangnya jumlah turnamen serupa di tanah air.
 
"Coca-Cola bekerja sama dengan PSSI dalam hal pengawasan pertandingan di kota-kota penyisihan. Kami juga berharap turnamen ini menjadi ajang pemantauan bakat oleh klub-klub sepakbola sehingga lahir pemain-pemain muda berbakat lain seperti Egi," imbuh Andrew.
 
"Coca-Cola ingin turnamen ini berkelanjutan untuk tahun-tahun berikutnya. Tidak dimungkiri adanya kesulitan dalam penyelenggaraan seperti mencari lapangan yang representatif untuk menggelar turnamen, tapi kami juga mendapat respon positif karena banyak anak di daerah yang merasa bakatnya tersalurkan."
 
"Untuk saat ini, Coca-Cola ingin membangun kredibilitas sebagai penyelenggara turnamen usia dini sehingga nantinya bisa dijadikan ajang pencarian bakat reguler."
 
Di babak final di Jakarta nanti, juara dan runner-up dari setiap play-off akan saling berhadapan dengan sistem gugur. Dalam satu hari, babak delapan besar akan dimainkan hingga babak final. Pemenang akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp10 juta dan trofi bergilir.
 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...