Sunday, June 15, 2014

Adi Azhar Lubis, Siswa Sekolah Sepak Bola Erdeka Muda, Kandidat Kiper Timnas U-17



Halaman Sekolah Harmoni, Bengkong Jaya, hari Kamis (10/4) siang dipenuhi anak-anak sekolah dasar yang asyik bermain. Anak-anak yang lebih kecil berjalan menuju gerbang komplek sekolah sambil menggendong ransel mereka untuk bertemu keluarga yang sudah menjemput mereka untuk pulang.
Di tengah jam istirahat itu, guru kelas V B, Sonny Simanjuntak merangkul seorang anak yang mengenakan seragam pramuka coklat-coklat masuk ke ruang tunggu Kepala Sekolah, tempat Batam Pos menunggu. Tidak ada penampilan yang berbeda dari anak itu jika dibandingkan teman-temannya. Tingginya sama dengan anak seusianya dengan rambut yang dicukur cepak dan kulitnya yang kecoklatan.
Tidak tampak bahwa ia adalah kiper Timnas U-10 yang mengikuti seleksi pemain Timnas U-10 di Tanggerang Selatan akhir minggu lalu.
Adi Azhar Lubis, nama siswa itu, kemudian duduk di kursi di ruang tunggu itu. Ibu Sonny juga duduk di samping kanannya menemani Adi. Dengan tenang dan lancar Adi menceritakan pengalamannya selama di tes.
”Ada 15 pemain dari SSB Erdeka Muda yang ikut kompetisi kemarin yang mewakili Kepri,” ujar Adi mengawali ceritanya.
Di sana, mereka bertanding dalam format futsal lima lawan lima. Lawan mereka berasal dari provinsi lain di Indonesia. Total, ada 25 tim yang bertanding dalam seleksi itu.
Kepri bertanding tiga kali pada hari pertama, Sabtu (29/9). Besoknya mereka bertanding melawan dua tim. ”Kami melawan tim dari Lampung, Papua, Jawa Timur, dan dua tim dari Jawa Barat,” kata Adi yang saat berangkat ditemani ayahnya Abu Bakar Lubis.
Adi mengungkapkan, dalam pertandingan itu pelatih menyuruhnya dan seluruh tim tampil sebaik mungkin. Yang terpenting, mereka menunjukkan semangat di lapangan karena pertandingan itu tidak memperebutkan piala atau medali.
Setelah lima pertandingan itu, panitia kemudian mengumumkan 17 nama yang akan ikut berlatih menghadapi tim U-10 Qatar pada bulan Desember nanti. Yang membanggakan, ada enam pemain SSB Erdeka Muda yang terpilih dalam tim itu. Salah satunya Adi.
Meski demikan Adi sendiri mengaku tidak percaya bisa dipanggil karena dalam pertandingan itu mereka selalu kalah. Itulah sebabnya Adi tidak begitu memperhatikan pengumuman panitia seleksi, bahkan saat namanya dipanggil.
”Waktu panitia mengumumkan yang lolos itu kiper Batam saya tidak mendengar. Tapi teman-teman bilang, ’eh kiper Batam tuh yang disuruh maju,’ lalu saya maju. Saat disuruh maju aneh rasanya,” kata Adi.
Atas prestasinya itu, Adi yang mengagumi mantan kiper Manchester United Van Der Sar itu, dihadiahi ayahnya kaos sepak bola saat di Jakarta dan sarung tangan penjaga gawang saat sampai di Batam.
Sampai bulan Desember nanti, ketika mereka akan berkumpul untuk persiapan melawan tim Qatar U-10, Adi akan berlatih dua kali seminggu bersama tim Erdeka Muda. Latihan mereka bertempat di Lapangan Legenda Malaka.
Selain mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Qatar, Adi juga digadang-gadang menjadi kandidat kiper utama Timnas U-17 dalam Piala Dunia U-17 tahun 2017. Pertandingan melawan Qatar itu merupakan seleksi awal pemain yang akan diikutkan dalam turnamen tersebut.
Selain 17 pemain inti yang dipanggil melawan Qatar Desember nanti, itu ada 83 pemain lain yang dari kompetisi U-10 yang akan ikut seleksi pemain untuk turnamen Piala Dunia U-17. Semuanya menerima pengumuman melalui surat. 100 pemain itu akan mengikuti beberapa seleksi sebelum sampai nanti terpilih pemain-pemain yang akan mengikuti kompetisi pada tahun 2017.
Dalam wawancara dengan Indopos awal minggu ini, ayah Adi, Abu Bakar Lubis mengungkapkan ia siap untuk mendukung anaknya selama proses seleksi. ”Kapan pun dan dimana pun, saya siap mengantar anak saya mengikuti kompetisi. Bagi saya, sepak bola adalah sesuatu yang penting,” kata Abu Bakar.
Mengapa Adi disebut kiper berbakat? Presiden Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) Taufik Jursal Effendi mengungkapkan kemampuan teknik dan komunikasi Adi sangat mumpuni. Potensinya sudah terlihat dalam seleksi minggu lalu meski perawakannya kecil.
”Akurasi dan kemampuannya membaca bola sudah sangat baik. Selain itu Adi cekatan dan refleksnya bagus,” ujar Taufik.
Setelah pertandingan melawan Qatar bulan Desember, Adi akan masuk dalam seleksi yang akan digelar pada bulan Maret 2013. Jika penampilannya konsisten, Adi berkesempatan mengikuti turnamen Gothia Cup di Swedia. Turnamen ini bakal dijadikan ajang seleksi untuk memilah skuad Indonesia menuju Piala Dunia U-17.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...