Monday, March 11, 2013

Delapan Besar Divisi Tiga Liga Indonesia Siap Digelar

BANDUNG, Jaringnews.com - Bukan semata-mata membidik prestasi, klub kontestan Babak Delapan Besar Divisi Tiga Liga Indonesia 2012 fokus mematangkan pembinaan. Digulirkan di Stadion Lebak Bulus dan Stadion Atang Sutrisna Kopassus, Jakarta, Jumat (8/3), seluruh tim siap unjuk gigi.


Partai pembuka yang digulirkan di Stadion Atang Sutrisna mempertemukan Persiyali Yalimo (Jayapura) dengan  PS Bone Bolango (Maluku). Pada Partai berikutnya giliran UNI Bandung (Jawa Barat) menghadapi Jember United (Jawa Timur).

"Secara teknis saya rasa seluruh tim siap. Kami klub-klub bersepakat untuk mengedapan semangat fairplay,  yakni mengajarkan kepada pemain bagaimana bermain baik dan benar sesuai aturan yang ada," ujar Adeng Hudaya, mantan pemain Timnas Indonesia era 80’an sekaligus Manajer Uni Bandung di Jakarta, Jumat (7/3).

"Di level pembinaan, pembentukan karakter serta cara bermain yang benar sesuai peraturan menjadi hal yang utama," lanjutnya,

Divisi Tiga merupakan piramida terbawah kompetisi resmi di Indonesia, dengan batasan usia untuk pemain di bawah 21 tahun. Babak delapan besar kali ini merupakan tunggakan sisa kompetisi musim lalu yang tersendat karena efek dualisme PSSI.

"Biarkan petinggi-petinggi di federasi terus ribut, sebagai pembina tugas kami hanya sebatas membina pemain agar mereka tahu bagaimana bermain bola yang benar dan sesuai aturan."

"UNI Bandung memiliki SSB di kelompok usia U12 dan U14, dan ini merupakan bagian dari penjenjangan. Kami berharap, kedepan pemain-pemain dapat memberi kontribusi bagi sepakbola Indonesia," jelas Adeng.

Senada dengan misi yang dibawah UNI Bandung, Jember United juga dalam posisi sama. Kendati percaya diri dengan materi pemain yang mereka miliki, ditambah sudah mengantongi gaya permainan tim lawan, manajemen dengan tegas menyampaikan bahwa pembinaan masih menjadi misi utama bagi klub ini.

"Kami memiliki pemain-pemain junior yang dibawah usianya tim ini. Melihat permainan anak-anak di babak wilayah, secara permainan tidak perlu ada yang dicemaskan dan kami siap," ujar pelatih Jember United, Yani Faturahman.

"Tapi yang terpenting buat kami, bagaimana pemain kami bisa memberi sumbangsih untuk sepakbola Indonesia. UNI memiliki beberapa pemain spesial, dan saya juga sudah mengantongi gaya permainan mereka," imbuhnya.

Sementara itu dalam laga terpisah yang berlangsung di Stadion Lebak Bulus, Persemas FC (Kalimatan Selatan) siap bermain lepas saat berjumpa PS Gianyar Bali. Tidak berbeda dengan pembina-pembina di atas, sejak awal jajaran manajemen tidak memberi beban dan target macam-macam.

Kendati kemenangan selalu memiliki gengsi dan kebanggan tersendiri, bermain enjoy dan nyaman menjadi misi utama Persemas.

"Pemain masih sangat muda, sejak awal kami tidak ingin member target macam-macam ke meraka. Sebagai pengurus, kami berkewajiban memberi contah. Kami tidak ingin pemain hanya berfikir soal menang dan kalah, kami hanya ingin mereka bermain dengan bahagai. Ini yang utama, soal menang kalah itu belakangan,” jelas Dedi, Sekretaris Tim Persemas.

Sudah menanti pemenang dari ketiga laga di atas dalam fase babak empat besar di Jakarta, Minggu (10/3), adalah PS Belitung Timur. Pada babak 16 Besar, mereka sukses tampil menjadi wakli untuk zona Sumatera.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...