Wednesday, March 20, 2013

Forlah Batam Terbentuk, Segera Gelar Kompetisi U-14

WADAH baru bagi pembinaan sepakbola usia dini yang diberi nama Forum Lapangan Hijau Indonesia (Forlah) telah dibentuk. Menurut penasehat Forlah Anov Sihite, Forlah dibentuk untuk membangkitkan lagi semangat pembinaan pesepakbola usia dini yang menurutnya semakin kendor.
Forlah terbentuk atas dasar kesepakatan hasil rapat yang diadakan Jumat (8/3) lalu di Kantor Kelurahan Seraya, Batuampar. Rapat tersebut dihadiri beberapa pengurus dan pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB), diantaranya Andri Wahyu (SSB Griya Sagulung Permai), Anob Sihite (SSB Bida Taruna), Nazirwan (SSB Padang All Star), Yulizman (SSB Bermuda) dan Zulkifli Adami (SSB Bina Prestasi).

Untuk saat ini Forlah beranggotakan tujuh tim SSB yang sudah cukup lama berdiri di Batam, diantaranya yaitu SSB Bina Prestasi, SSB Padang All Star, dan SSB Bida Taruna.
Zulkifli Adami dipilih sebagai Ketua dan Andri Wahyu sebagai Sekretaris. Zulkifli mengatakan dengan adanya Forlah diharapkan dunia pembinaan sepakbola di Batam semakin bergairah.
Saat ditanyakan apakah FORLAH akan menandingi ASSBI (Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia)?, Zulkifli dengan tegas menampiknya. “Kami tegaskan bahwa Forlah berdiri bukan maksud untuk menandingi ASSBI atau organisasi manapun. Justru kami berharap dengan adanya Forlah semakin banyak forum atau paguyuban sepakbola yang lahir di Batam,” kata Zulkifli, Selasa (19/3).
Anov Sihite menambahkan, setiap orang bebas mendirikan organisasi atau apapun namanya dengan tujuan pembinaan sepakbola usia dini. “Di daerah lain seperti Malang ada Forum Sekolah Sepak Bola Malang Raya (FORSSMARA) atau di Bandung ada Forum Sekolah Sepak Bola (Fossbol). Jadi urusan pembinaan sepakbola usia dini bukan hanya ASSBI semata tetapi siapa saja yang penting programnya jelas,” tukasnya.
Dikatakan Zulkifli, program Forlah dalam waktu dekat akan menggelar kompetisi yang diberi nama Grassroots Madani Premiere League U-14 (GMPL). GMPL itu sendiri akan menggunakan format kompetisi penuh dimana pesertanya terbatas 8 tim.
“Untuk musim ini kami batasi 8 tim saja, namun jika ada tim lain yang ingin ikut dapat kami pertimbangkan untuk musim berikutnya yang tentunya harus gabung dengan Forlah dan sesuai persyaratan. Karena kami tidak ingin ada SSB yang daftar di Forlah tapi hanya untuk ikut di kompetisi, setelah itu hilang,” pungkas Zulkifli.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...