Wednesday, April 17, 2013

SMPN 32 ke Semifinal Lipio 2013

imageSEMARANG, suaramerdeka.com - Sempat tertunda sepekan, pertandingan Liga Pendidikan Indonesia (Lipio) SMP 2013 putaran Kota Semarang akhirnya dilanjutkan. Masih di delapan besar, SMPN 32 akhirnya melaju ke babak selanjutnya. Mereka berhasil mengalahkan SMPN 26 dengan 1-0 (0-0) di Stadion Citarum, Ranu (17/4).

Gol kemenangan SMPN 32 baru tercipta di menit 57. Dialah Arif yang mampu memanfaatkan kesahalan kiper SMPN 26 Bintang. Golnya menjadi satu-satunya yang tercipta pada pertandingan. Atas kemenangan itu, mereka melaju ke semifinal melawan SMPN 34 di tempat yang sama, besok, pukul 07.15.
''Dengan tidak mainnya tujuh pemain pilar, kami harus berjuang ekstra-keras untuk memenangi laga. Namun, semangat juang para pemain berbuah hasil manis. Kami harus dapat mempertahankannya untuk pertandingan selanjutnya melawan SMPN 34,'' tutur pelatih SMPN 32 Rahmad Kuri.
Tak diperkuat tujuh pemain pilar, SMPN 32 yang sebelumnya menyingkirkan juara Lipio nasional SMPN 4 dengan 1-0, tampil pincang. Seperti yang diketahui, tujuh pemain SMPN 32 mendapatkan protes keras dari tim-tim lain lantaran kepindahan sekolah dinilai prematur.
Di kubu lawan, SMPN 26 yang dibesut Sugenk sebenernya tampil cukup baik. Mereka mengandalkan permainan cepat. Serangan balik pun beberapa kali menyulitkan pertahanan lawan. Kiper SMPN 32 Elang, dipaksa jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari duet penyerang SMPN 26 Wahyu Aji dan Tabromi. Namun, belum ada gol hingga babak pertama berakhir.
Lini belakang SMPN 26 melakukan kesalahan fatal di paruh kedua. Mereka salah pengertian dengan kiper Bintang. Bola liar yang menggelinding di kotak penalti langsung disambar Arif yang membuka keunggulan bagi SMPN 32, 1-0. Kelelahan, lawan tak mampu menyamakan kedudukan. Hingga laga berakhir skor 1-0 untuk SMPN 32 tetap bertahan.
Pelatih SMPN 26 Sugenk tak mampu menutupi kekecewaannya. Permainan anak-anak asuhannya antiklimaks, setelah sebelumnya tampil cukup baik saat mengalahkan SMPN 8. Bahkan gol yang diciptakan lawan, justru berawal dari kesalahan pemain belakang sendiri.
Sugenk pun ikut menyoroti aturan Lipio 2013 yang dinilai masih samar-samar. ''Tahun depan, aturan harus dipertegas. Jangan sampai terjadi lagi permasalahan pemain seperti yang sudah-sudah. Dengan begitu kami dapat menyiapkan tim sebaik- baiknya,'' tandas Sugenk.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...