Monday, April 22, 2013

SSB Bermuda Ditahan Imbang SSB Griya Sagulung Permai

Image 

Laga perdana kompetisi Grassroots Madani Premiere League (GMPL) U-14
2013 di Stadion Taruna Sakti Macdermott, Batuampar, Minggu (7/4), antara SSB Bermuda (hitam merah) melawan SSB Griya Sagulung Permai (hitam biru) dengan skor imbang 2 : 2 di Stadion Taruna Sakti McDermott, Batuampar, Minggu (7/4/2013). 

Laga Perdana Grassroots Madani Premiere League (GMPL) U-14 2013
BATUAMPAR  - Sekolah Sepak Bola (SSB) Bermuda ditahan imbang 2 : 2 oleh SSB Griya Sagulung Permai (GSP) dalam laga perdana kompetisi Grassroots Madani Premiere League (GMPL) U-14 2013 yang digelar di Stadion Taruna Sakti McDermott, Batuampar, Minggu (7/4/2013).
SBB Bermuda langsung bermain agresif. Tak sia-sia tekanan anak asuh Yulisman ini mampu menjebol gawang lawan di menit 8 lewat tendangan Ipul. Namun tak berselang lama, penyerang SSB GSP Candra Saputra mampu menyeimbangkan skor menjadi 1 : 1.
SSB GSP yang juga bermain agresif beberapa kali menggedor tiang gawang lawannya, sehingga tepuk tangan dan teriakan pendukung SSB GSP dari tribun riuh terdengar. Hingga di menit ke 22 skor berubah, umpan-umpan pendek anak didik Saiful ini berhasil menjebol gawang yang dijaga Ragil Afriansyah lagi.
Skor 2 : 1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, tak butuh lama bagi anak-anak SSB Bermuda menyamakan angka. Di menit ke 46, lewat tendangan Ricky Renaldi dari dalam garis putih yang dijaga ketat bek SSB GSP, bola meluncur keras ke gawang SSB GSP hingga mencium jaring yang digawangi Abdul Hakim.  Skor 2 : 2 tak berubah hingga pluit panjang berbunyi dari wasit Samsul Bahri.
Image
Zulkifli

Ketua panitia Grassroots Madani Premiere League (GMPL) U-14 2013 Zulkifli, 46, mengatakan kompetisi ini menggunakan format kompetisi penuh yang diikuti 8 tim, namun satu tim mengundurkan diri, yakni SSB McDermott, sehingga menjadi 7 tim.
“Pertandingan ini akan berlangsung hingga akhir Juni,” kata Zulkifli Minggu (7/4/2014).
Menurut Zulkifli, sistem kompetisi penuh akan memberi pengalaman yang baik bagi peserta dan menambah jam terbang. “Kalau dibandingkan dengan anak-anak di luar Batam apalagi di daerah Jawa, kita tertinggal jauh karena di sana penyelenggaranya menggalakkan pertandingan dengan sistem kompetisi penuh,” ucapnya.
Image
Anov Sihite
Kompetisi yang diselenggarakan Forum Lapangan Hijau Indonesia (Forlah) ini, kata penasehat Forlah Anov Sihite, selanjutnya akan dilaksanakan di lapangan Bida Taruna (Sekupang) dan di lapangan Bengkong Sadai. “Setiap Mingggu sore ada empat tim yang main dan tempatnya bergantian di lapangan Bida Taruna dan Bengkong Sadai,” ujar Anov.
Kompetisi yang diselenggarakan Forum Lapangan Hijau Indonesia (Forlah) ini, pertandingan selanjutnya, kata penasehat Forlah Anov Sihite, akan dilaksanakan di lapangan Bida Taruna (Sekupang) dan di lapangan Bengkong Sadai. “Setiap Mingggu sore ada empat tim yang main dan tempatnya bergantian di lapangan Bida Taruna dan Bengkong Sadai,” ujar Anov.
Selain itu, lanjut Anov, tujuan lain dari kompetisi ini untuk menseleksi pemain-pemain terbaik yang nantinya akan dibentuk tim Forlah. “Tim Forlah ini akan menjadi semacam duta Batam di luar daerah, seperti kejuaraan Danone, Liga Anak Garuda Nusantara, dan kompetisi sejenis,” pungkas pria berkacamata ini.
Minggu kedua (14 /4/2013) giliran tim SSB Bina Prestasi yang akan bertanding melawan SSB Elang Sakti dan di pertandingan kedua SSB Bida Taruna akan melawan tim SSB Bina Pratama.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...