Thursday, April 11, 2013

SSB Pandanaran Boyolali Terapkan Latihan Menyenangkan

Agar anak didik selalu semangat berlatih, pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) Pandanaran 
berusaha menciptakan suasana menyenangkan. Jajaran pelatih di SSB ini dituntut harus 
penyabar dan visioner.
“Siswa yang berlatih di SSB ini terbagi menjadi berbagai kelompok umur (KU). Makanya, 
kami harus sabar dan tak boleh terlalu keras dalam mendidik. Soalnya, kalau terlalu keras 
justru akan menimbulkan ketakutan bagi anak. Kalau sudah demikian, anak enggan berlatih lagi. 
Dalam kondisi apa pun, pelatih harus bisa menciptakan suasana senang saat latihan,” 
kata koordinator SSB Pandanaran, Ahmad Arif, saat ditemui Espos di Boyolali, Rabu (10/4).
SSB ini kali pertama di-launching oleh Bupati Boyolali, Seno Samodro. Sejak awal berdiri, 
SSB ini mengarahkan pada seluruh anak didik untuk menyeimbangkan kemampuan akademik 
dan belajar mengolah si kulit bundar. Pendidikan dinilai sangat terkait dengan 
kemampuan si anak dalam menerima materi dari pelatih. Berbekal kemampuan akademik 
yang bagus, anak didik diharapkan memiliki daya tangkap yang bagus.
“Di SSB ini mengapresiasi siswa yang berprestasi di jalur akademik. Misalnya ada yang meraih 
ranking satu sampaui empat, kami akan memberikan hadiah berupa satu bola. Harapannya, 
si anak tetap semangat dan menyejajarkan kemampuan akademik dan bermain bola,” katanya.
SSB Pandanaran ini juga mengapresiasi siswa dari keluarga tak mampu yang dianggap 
memiliki prestasi bagus di sepak bola. Hal itu dibuktikan dengan adanya pembebasan 
iuran bulanan bagi siswa berprestasi.
“Kami selalu mengukur kekuatan pemain dan tim melalui turnamen dan uji coba. 
Dari sana, akan dilakukan evaluasi dan evaluasi. Di luar itu, kami juga berencana 
menggelar turnamen tahunan bersamaan dengan hari jadi Boyolali,” katanya.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...