Thursday, May 16, 2013

Sekolah Sepak Bola 'Putra Kalingga' Sukses Cetak Pemain Timnas

 


Salah satu sekolah sepak bola (SSB) yang cukup dikenal dan tertua di kota Jepara adalah SSB 'Putra kalingga'�. Jika dihitung usia sekolah sepak bola yang bermarkas di Jalan Ahmad Yani 20 ini sudah lebih 30 tahun. Tak heran sekolah ini telah menelurkan puluhan pemain yang akhirnya masuk Timnas. Selain itu SSB ini juga menjadi barometer perkembangan sepak bola di Bumi Kartini, Jepara.


"SSB ini saya dirikan sekitar tahun 1970 , keinginan yang utama adalah bagaimana kita mencetak pemain-pemain baru yang mampu berperan pada persepakbolaan tingkat nasional maupun internasional," ujar Gunarto pengelola SSB Putra Kalingga di Stadion Kamal Junaidi Jepara.

Gunarto mengatakan, agar persepakbolaan di Jepara tetap eksis maka diperlukan wadah untuk mendidik dan mengolah kemampuan pemain-pemain baru mulai dari sejak dini. Oleh karena itu di SSB Putra Kalingga siswa yang dididik dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok paling kecil yaitu dimulai dari siswa SD yaitu kelas 4,5 dan 6. Kelompok kedua setingkat SMP dan SMA dan kelompok ketiga adalah umum. Tiga kelompok itu setiap minggunya diajar berbagai macam teknik bermain sepak bola oleh para pelatih yang cukup professional.

"Untuk latihan rutin kami adakan di alun-alun Jepara , namun di hari Minggu seperti ini kami diberi kesempatan untuk berlatih di Stadion Kamal Junaidi ini�," kata Gunarto.

Gunarto yang sangat cinta akan olahraga sepak bola ini mengatakan, dari hasil didikannya di SSB Putra Kalingga ini telah puluhan pemain nasional dihasilkan dan berkiprah pada tim Nasional. Tahun 2013 ini ada 3 pemain inti Persijap jebolan SSB Putra Kalingga yaitu Agung Supriyanto, Anam Syahrul dan Bahtiar .

Pada tahun-tahun sebelumya SSB Putra Kalingga� juga menyumbang pemain inti Persijap jika dihitung dari awal pendirian sampai sekarang sudah puluhan. Lewat sepak bola masa depan mereka cukup cerah selain nama yang terkenal mereka juga mendapatkan gaji yang lebih dari cukup untuk membiayai keluarganya.

"Oleh karena itu saya sering memberikan masukan pada orang tua wali bahwa lewat sepak bola ini bisa mengangkat derajat dan martabat keluarga. Dulunya anak nelayan dan buruh setelah dilatih sepak bola kini menjadi pemain handal dengan gaji puluhan juta," tambah Gunarto.

Berkaitan dengan pembiayaan SSB Putra Kalingga, Gunarto mengatakan keuangan dikelola secara mandiri dan swadaya dari kocek sendiri. Bisa dibayangkan dengan iuran yang hanya Rp 15 ribu setiap bulan jelas tidak mencukupi.

Oleh karena itu dia mensubsidi anak didiknya yang kini berjumlah 150 orang. Bahkan untuk yang kelas utama dibebaskan dari pungutan iuran sehingga mereka hanya fokus pada latihan. Bahkan untuk kaos tim dan sepatu juga disediakan oleh SSB.

"Alhamdulillah salah satu tim anak didik kami ada yang bertengger di Divisi II PSSI . Itu semua kami lakukan karena kami adalah pecinta sepak bola dan berharap sepak bola di Jepara ini terus berkibar." kata Gunarto menutup sua.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...