Monday, May 13, 2013

SSB Assyabab Solo Total Beri Fasilitas Anak Didik

SOLO—Jajaran manajemen Sekolah Sepak Bola (SSB) Assyabab Solo optimistis mampu 
mencetak generasi emas di masa mendatang. SSB yang bermarkas di Alun-Alun Kidul (Alkid) Solo 
ini berkomitmen selalu peduli terhadap perkembangan sepak bola di Kota Bengawan.
Tak heran, jajaran manajemen begitu total dalam memberikan fasilitas kepada anak didik. 
Manajer SSB Assyabab, Fauzi F Baraja, mengatakan SSB ini sudah memiliki sponsor andalan 
guna menopang kebutuhan operasional dan akomodasi. Dengan adanya sponsor itu, 
anak didik SSB ini dapat fokus berlatih mengembangkan kemampuan diri. 
 
“Setiap mengikuti turnamen, sponsor selalu siap. Jadi, orangtua siswa tak begitu terbebani 
menyekolahkan anaknya ke SSB kami. Kalaupun ada iuran, besarnya masih bisa dijangkau. 
Bagi anak didik yang berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah, sering kali memperoleh 
keringanan,” katanya saat ditemui Espos di Pasar Kliwon, Solo, Rabu (1/5).
Fauzi F Baraja mengatakan saat ini SSB Assyabab memiliki 30-an anak didik. Puluhan siswa itu 
tak hanya didominasi warga Solo. Di antara anak didik ada yang berasal dari luar kota, 
seperti dari Wonogiri dan Sukoharjo. Hal ini mengindikasikan SSB Assyabab dapat diterima 
di tengah-tengah masyarakat. 
 
“Setiap anak didik di SSB ini bakal memperoleh materi secara bertahap. Jadi, mereka bisa 
menikmati transfer ilmu dari pelatih dengan nyaman. Ada tiga pelatih di SSB ini, yakni Tri Mulyanto, 
Setiawan alias Kutuk dan Robert. Dalam sepekan, anak-anak berlatih tiap hari Senin, Rabu, Jumat 
dan Minggu pagi,” katanya. SSB Assyabab sebenarnya baru berdiri akhir 2010. 
Meski masih sangat muda, SSB ini sudah  menorehkan prestasi gemilang. SSB ini sudah 
menempati peringkat tiga besar di ajang Piala Danone National Cup (DNC) 2013 di Semarang 
pertengahan April kemarin. Sebelumnya, SSB Assyabab juga pernah memperoleh peringkat 
32 besar di DNC 2012. 
 
“Di DNC 2013 April kemarin, kami menempati posisi tiga besar dari 241 SSB di Jateng. 
Ini membuktikan, anak didik kami memiliki bakat begitu besar. Sehingga, harus terus diasah. 
Sehingga, mereka bisa menjadi pemain hebat di masa mendatang. Kemauan mereka untuk 
belajar sangat tinggi dan memiliki daya tangkap yang bagus,” kata Fauzi. 
 
SSB Assyabab membiasakan anak didiknya untuk me­­­ra­sakan atmosfer kompetisi sejak usia dini. 
Di akhir pekan, SSB ini sering kali menggelar uji coba melawan SSB lainnya guna mengukur 
kekuatan tim sekaligus melihat perkembangan kemampuan masing-masing anak.
“Dari sana, jajaran pelatih bisa fokus mengamati anak didik satu per satu. Di SSB kami, 
semuanya jadi tertata rapi. Pelatih, anak didik, orangtua dan manajemen bisa melakukan 
aktivitas dengan kondusif. Dengan selalu meraih juara di ajang bergengsi, sponsor kami juga 
puas,” katanya.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...