Tuesday, June 4, 2013

Syamsir Alam: Jurus Jitu Ikuti Jejak Beckham

 

Masih ingat dengan sosok David Beckham yang baru saja pensiun dari dunia sepak bola? Mengakhiri karir di Paris St-Germain (PSG) pertengahan Mei lalu, mantan kapten timnas Inggris berumur 38 tahun sempat mencicipi panasnya persaingan liga Amerika, atau MLS.

Yap, nyatanya dialah satu-satunya pria Inggris yang meraih gelar di empat liga berbeda termasuk saat membela LA Galaxy, (2007-2012). Saat ini, ada juga lho salah satu anak muda Indonesia yang berlaga di Liga Amerika! Pemain tengah dari Depok, Jawa Barat satu ini tengah membela klub ibukota Amerika Serikat, DC  United.
Sempat berbincang dengannya akhir Maret silam, Syamsir menceritakan perjalanan karir sepak bolanya. Nggak muluk-muluk, mantan kapten timnas yang sudah pensiun dari tim Garuda, Bambang Pamungkas malah pernah berceloteh pada twitter pribadi miliknya jika, “ini saatnya Syamsir20Alam”
So, mau tau jalan Syamsir menuju MLS yang berpotensi punya dampak sama dengan Beckham?
Berawal dari Hobi - SSB Depok
“Masuknya kelas 5 SD, umur 10. Nggak ada niat apapun, gara-gara rumah pindah ke Depok. Ada sekolah sepak bola di situ, yaudah masuk situ aja buat hobi. SSB Depok itu juga dipantau sama Ronny Pattinasarani. Dia lihat saya latihan, terus dia nawarin saya buat latihan di Senayan”
Long Distance Relation - SSB ASIOP
“Latian Depok-Senayan, dua-tiga bulan berenti kan, nggak sanggup. Soalnya kan tiap hari harus naik kereta turun di Cawang, terus ke Senayan naik Patas AC. Lumayan juga tiap hari kayak gitu. Baru ada transportasi sekitar 6 bulan berhenti, ada sodara yang kerja jadi supir taxi, lumayan numpang sampai Senayan. Dari situ mulai lebih serius, dan terpilih Timnas U-14 di Bangkok”
Peruntungan ke Uruguay - SAD Indonesia, 3 tahun
“Ada salah satu orang Indonesia yang peduli sama bola, dan membiayai 25 anak untuk umur 15 tahun, buat pergi ke Uruguay latihan dan ikut kompetisi U-16 di sana. Jadi pelatih dari Uruguay datang ke Indonesia langsung, seleksi seluruh Indonesia, dan yang terpilih di berbagai wilayah harus diseleksi lagi di Jakarta jadi 25 pemain. Alhamdulillah saya masuk”
Rengkuh SEA Games - Atletico Penarol (Uruguay), 1 tahun
“Penarol ini kan tim professional, jadi mungkin mereka lihat saya main di SAD Indonesia, dan Penarol nawarin saya kontrak satu tahun buat main di sana. Baru abis dari Penarol itu pulang ke Indonesia, buat SEA Games. Baru abis itu baru ditawari ke Belgia”
Berjuang di Amerika Latin - C.S. Vise, 1,5 tahun
“Mungkin bolanya lebih susah main di Amerika Latin. Karena kebanyakan orang main bola itu berasal dari Amerika Latin. Bedanya main bola di sana sama di Eropa itu ya paling fasilitasnya”
Jalan Menuju Tim Ibukota - DC United (MLS)
“Akhirnya bisa ke DC, Saya habis cedera bahunya patah, di Vise, terus baru game pertama setelah sebulan setengah cedera, ada pelatih DC dateng liat Saya main. Tapi Saya nggak tahu Dia ada di situ, Saya tahunya setelah Dia ngontrak Saya. Yaudah dua minggu kemudian DC kontak ke Vise buat nawarin Saya main di sana. Jadinya ya mikir-mikir, kengapa nggak dicoba”
Cukup!? Lebih seru lagi jika menyimak langsung obrolan HAI dengan Syamsir Alam yang bahas habis soal keinginannya membela Indonesia dari hadangan tim-tim Internasional yang akan ramai berkunjung ke Ibukota! Lengkap di HAI Vol.22, dengan cover Syamsir Alam terbit hari ini!

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...