Wednesday, August 28, 2013

Festival Sekolah Sepak Bola U-12 se-Jabodetabek Piala bergilir Mensesneg 2013

JAKARTA (Suara Karya): Seiring dengan makin meningkatnya peserta yang ambil bagian pada Festival Sekolah Sepak Bola U-12 se-Jabodetabek Piala bergilir Mensesneg 2013, maka panitia akan memperketat aturan, terutama menyangkut masalah pembatasan usia pemain, sehingga festival itu benar-benar bisa menghasilkan bibit yang potensial dan berkualitas serta tetap menjunjung nilai-nilai sportivitas dan fair play.


Festival yang digelar Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) dan Senayan City akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 1 - 8 September nanti. Kali ini peserta yang tampil sebanyak 20 tim, Meningkat dari peserta tahun lalu yang menampilkan 16 tim.
"Kami berharap, bisa ikut memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan persepakbolaan nasional," kata Direktur Utama PPKGBK, Suradji kepada wartawan di Senayan, Jakarta, Senin (26/8).
Dia mengemukakan,demi suksesnya misi tersebut terutama juga untuk mendukung kampanye melawan pencurian usia maka pembatasan usai akan diawasi dengan ketat. Para telah melalui tahap screening secara ketat oleh panitia pelaksana dengan menyerahkan dokumen asli (akte kelahiran, raport asli sekolah, nomor induk siswa, surat keterangan asli dari sekolah dengan cap dan tanda tangan kepala sekolah, serta kartu keluarga).
Dalam bagian lain, CEO Senayan City, Handaka Santosa menjelaskan, festival ini diharapkan dapat menyalurkan dan mengarahkan potensi para pemain-pemain sepak bola usia dini agar ke depannya dapat menjadi pemain nasional yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap persepakbolaan Indonesia.
"Kami ingin anak-anak yang baru mulai untuk bisa bermain dan mendapatkan pengalaman. Kami juga ingin mendidik mereka yang baru mulai tumbuh agar bisa sportif," tambah Handaka.
Handaka juga berharap ke depannya jangkauan peserta yang diundang untuk menjadi peserta akan semakin luas. "Besar harapan kami di tahun-tahun selanjutnya, jumlah peserta dan jangkauan wilayahnya dapat terus berkembang hingga nasional," katanya.
Sementara itu 20 tim yang berlaga terdiri dari ASIOP, SSB Mutiara Cempaka Arcici, Indonesia Muda Utara, SSB Gema Persada, Persigawa Selatan, Indonesia Soccer Academy, SSB Gala Prima, SSB Tunas Ikaned, SSB Putera Nusantara, SSB Bintang Muda Senayan, Ricky Yakobi, Gelora Putra, Champion Soccer School, Ipebi Soccer School, MBFA, GMC Matador Cileungsi, Villa 2000, SSB Bara Mega, Metro Kukusan, Swasco.
Nantinya, mereka akan dibagi ke dalam 4 grup (masing-masing 5 tim) dan bertanding dengan waktu 2x14 menit. Juara pertama, akan mendapatkan Rp10 juta dan peralatan latihan senilai Rp5 juta, juara kedua Rp7,5 juta dan peralatan olahraga senilai Rp3 juta, dan juara ketiga Rp5 juta dan peralatan olahraga senilai Rp2,5 juta, dan juara keempat Rp2,5 juta dan peralatan olahraga senilai Rp1,5 juta. Lalu, tim terbaik Rp1,5 juta dan pelatih terbaik Rp1 juta.

Pada penyelenggaraan tahun 2012, Akademi Sepak Bola Intinusa Olah Prima (ASIOP) berhasil meraih gelar juara. Sementara pada peringkat kedua dan ketiga, ditempati oleh SSB Mutiara Cempaka dan SSB Indonesia Muda.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...