Friday, November 8, 2013

ASSBI Buat Homeschooling untuk Atlet

JAKARTA – Pendidikan dan olahraga kerap diasosiasikan sebagai dua sisi yang bertolak belakang. Ini terjadi karena para atlet muda kesulitan membagi waktu sehingga nilai akademik mereka merosot.


Padahal hal ini tak perlu terjadi. Olahraga dan pendidikan bisa berjalan seiringan. Remaja yang tengah merintis karier sebagai atlet, bisa tetap mengikuti pelajaran sekolah tanpa harus meninggalkan proses belajar karena waktu banyak tersita untuk berlatih atau mengikuti kejuaraan-kejuaraan.

Untuk tujuan itu, Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) dan Homeschooling Kak Seto (HKS) mengadakan sebuah kerjasama dengan membentuk Arena Sport Homeschooling (AHS).

Ya, banyak atlet di Indonesia yang mengalami pendidikan kurang baik. Saat sedang mengikuti sebuah program Pelatihan nasional (Pelatnas), para atlet memilih untuk meninggalkan pendidikan dan fokus ke Pelatnas. Tentu keadaan ini sangat ironis sekali.

“Kami memulai sebuah program yang memang masih sangat awam untuk kita semua, yang mana kegiatan ini tidak terlalu populer khususnya di bidang olahraga. Program ini menyatukan antara pendidikan dengan olahraga,” ujar Ketua Umum ASSBI Taufik Jursal Effendi menjelaskan program Homeschooling di Futsal Pondok Indah, Jakarta, Kamis (7/11/2013).

Apa visi dari program homeschooling ini? “Menggembleng para atlet maupun calon atlet menjadi atlet yang lebih professional, sekaligus membekalinya dengan kemampuan akademik dan life skills yang akan bermanfaat sebagai bekal ketika masa purnawira sebagai atlet telah tiba,” jelasnya.

Namun, untuk sekarang ini, ASSBI membuka Homeschooling untuk para calon atlet U-6 hingga U-15 tahun. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan ASSBI membuka homeschooling untuk tingkat sarjana nantinya. Tidak hanya atlet futsal saja yang mendapatkan program homeschooling dari ASSBI. “Ya nanti kami akan membuka homeschooling untuk atlet dari cabang olahraga basket dan bulutangkis,” kata Taufik.

Taufik menambahkan, pembukaan pendaftaran untuk mengikuti program ini baru dibuka Januari tahun depan. “Bagi orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya mengikuti program ini baru bisa didaftarkan Januari mendatang,” tutupnya.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...