Sunday, November 24, 2013

Dirikan AFS, Kas Hartadi Ingin Cetak Pemain Andal

Kas Hartadi saat berada di kediamannya, Sabtu (23/11/2013) siang. Foto : Nofik Lukman Hakim 


SOLO – Tak hanya fokus menangani para pemain bintang di Sriwijaya FC Palembang, Pelatih Kas Hartadi ternyata juga peduli dengan pembinaan usia muda. Mendirikan Academy Football Sukoharjo (AFS), yang meniru proses pembinaan diklat sepak bola, Kas Hartadi berkeinginan melahirkan pemain profesional pada masa mendatang.

Berbeda dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang menampung puluhan hingga ratusan pemain, AFS hanya menerima 30 pemain. Berlatih pagi dan sore di Lapangan Cuplik, Kriwen, Sukoharjo, pemain yang datang dari berbagai kota tersebut merupakan siswa yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Pemain yang masuk akademi adalah siswa SMP kelas 1 atau 2. Mereka nanti ditempatkan di sekolah dan asrama pemain yang sama. Metode pelatihan yang kita ajarkan hampir sama dengan Diklat Ragunan maupun Salatiga,” terang Kas Hartadi, Sabtu (23/11/2013) sore.
Di sela-sela kesibukannya bersama tim profesional, Kas Hartadi selalu menyempatkan diri memimpin proses latihan AFS. Bersama tim pelatih yang punya pengalaman membina pemain potensial, secara berkala Kas Hartadi mengajari para pemain bermain sepak bola dengan cara yang benar.
“Kesalahan yang ada di Indonesia ini mengajarkan dasar bermain sepak bola secara tidak tepat. Menendang, mengontrol itu ada teknik tersendiri, bukan sekedar memberi atau menerima bola. Di AFS, teknik dasar harus kuat dahulu sebelum lanjut ke permainan,” lanjutnya.
Apa yang diterapkan Kas Hartadi dalam AFS bukan sekadar isapan jempol belaka. Menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-13 tahun 2007-2009, Kas Hartadi juga sempat mengasah ilmu di Jerman. Di negara yang terkenal dengan sepak bola indahnya tersebut, Kas Hartadi tergabung dalam tim junior Indonesia yang dipersiapkan terjun ke Sea Games Manila tahun 1991.
“Dulu saya dilatih Pak Polosin (Anatoli Polosin,red) hingga jadi juara Sea Games tahun 1991. Sedikit ilmunya saya terapkan saat jadi pelatih Sriwijaya maupun AFS ini. Pemain harus disiplin dalam berlatih,” tuturnya.
Dirinya berharap, dari 30 pemain yang jadi anak didiknya di AFS, terdapat beberapa pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia seperti dirinya.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...