Saturday, July 12, 2014

Riset: Puasa Aman Bagi Pesepakbola

Imbangi Rusia, Aljazair Melaju ke 16 Besar
Liputan6.com, Ramadan tahun ini bertepatan dengan fase krusial Piala Dunia 2014. Tidak sedikit tim peserta di babak 16 besar dihuni pemain muslim. Aljazair, Prancis, Jerman, Swiss, Belgia dan Nigeria merupakan deretan negara kontestan 16 besar yang memiliki pemain beragama Islam.

Pakar kesehatan dan nutrisi di Inggris, sejauh ini belum bisa menyimpulan efek yang timbul saat pemain sepakbola menunaikan Ibadah puasa dengan hasil akhir pertandingan. Salah satu pakar nutrisi di Inggris, Ron Maughan belum bisa memastikan, puasa bisa menggangu performa tim. "Kami hanya mengetahuinya sedikit," kata ahli nutrisi olahraga di Loughborough University itu.
Maughan memimpin kelompok kerja yang meneliti efek puasa terhadap kemampuan atlet selama Olimpiade London 2012 di mana bulan suci umat Islam itu terakhir bertepatan dengan event olahraga besar.
Dari riset yang dilakukan, dia hanya menemukan puasa memiliki efek terhadap cabang olaharga yang menuntut ketahanan fisik dan daya tubuh besar seperti marathon. "Tapi dampaknya relatif kecil," ucap Maughan sebagaimana dilansir dari Reuters.
Masalah utama, bagi Maughan adalah, sangat rumit mengukur efek puasa bagi cabang olahraga sepakbola."Ada begitu banyak variabel dalam sepak bola yang hampir mustahil untuk menunjukkan efeknya," kata Maughan. Dia mencontohkan, hasil sepakbola yang tidak terduga membuat riset itu akhirnya sulit dipertanggung jawabkan.
"Dalam lintasan atletik, 0,1 persen atau bahkan 0,01 persen dapat membuat perbedaan antara menang dan kalah. Dalam sepakbola, ada banyak faktor yang mempengaruhi hasil, tapi permainan sering diputuskan oleh margin terkecil," jelas Maughan.
"Mungkin adil mengatakan tidak ada dampak besar antara puasa dan sepakbola. Sebuah tim tidak memiliki kesempatan signifikan memetik kemenangan melawan dari tim kuat seperti Barcelona bahkan jika semua pemain Barcelona berpuasa," dia memaparkan.
Di lain pihak, Ketua Medis FIFA, dr Michel D'Hooghe akan melakukan studi dengan tim dokter dari Aljazair terkait dampak yang ditimbulkan puasa dibarengi dengan aktivitas bermain sepakbola. "Kami membuat sebuah studi penting dengan dokter dari Federasi Sepakbola Aljazair, dan itu sangat positif," kata Dr Michel D'Hooghe.
"Jika Anda berpuasa dengan cerdas, Anda dapat beradaptasi dengan sempurna. Sebelum matahari terbit, pemain tidak mengalami dehidrasi (kehausan) sepanjang hari. "
- See more at: http://m.liputan6.com/bola/read/2069851/riset-puasa-aman-bagi-pesepakbola#sthash.qsLEnUY8.dpuf

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...