Friday, August 15, 2014

189 Pemain Ikut Seleksi Timnas di Aceh

BANDA ACEH - Sebanyak 189 pemain dari seantero Tanah Rencong mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi Timnas U-14, U-17, dan Tim PSSI Aceh U-16. Talenta muda Tanah Rencong ini akan langsung diseleksi oleh Pelatih Timnas U-14 dan U-17, Fakhri Husaini di Lapangan Sintetis di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh mulai Sabtu (16/8) besok.

Ketua Umum Asosiasi PSSI Aceh, Adly Tjalok kepada Serambi, kemarin, mengatakan, peserta seleksi pemain U-14 yang merupakan kelahiran tahun 2000 berjumlah 56 pemain. Kemudian U-16 kelahiran tahun 1998 berjumlah 75 pemain, dan U-17 dengan kelahiran tahun 1997 diikuti 59 pemain. “Para pemain ini akan diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya dan dipantau langsung Pelatih Timnas. Nantinya terserah Pelatih Timnas yang memilih pemain U-14 dan U-17,” ujarnya.
Untuk pemain U-16, kata Adly, diseleksi untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I pada Desember mendatang di Surabaya, Jawa Timur. Sehingga PSSI Aceh punya program khusus untuk membina pemain ini supaya bisa tampil membanggakan di PON Remaja nantinya. “Ini merupakan kesempatan emas bagi talenta Aceh untuk memperlihatkan skill yang dimilikinya supaya menarik perhatian Pelatih Timnas. Karena seleksi ini berpeluang memunculkan pemain timnas baru dari Aceh di masa depan,” ujarnya. 
Menurut Adly, semula pihaknya hanya meminta tiga pemain dari masing-masing kabupaten/kota untuk Tim U-14, U-16, dan U-17, dengan total berjumlah 99 pemain. Ternyata respon dari sejumlah daerah sangat luar biasa dengan mengirim lebih dari satu pemain tiap kelompok umur. Meski begitu, pihaknya tetap menghormati antusiasnya pemain yang ingin mengikuti seleksi ini walaupun melebihi rencana semula. Diharapkan, semua pemain untuk tak ragu-ragu memperlihatkan skill yang dimilikinya. “Karena pelatih memilih langsung pemain berdasarkan kemampuan yang dibutuhkan untuk timnas,” ujarnya.
Di sisi lain, Adly mengaku kecewa karena tak semua daerah mengirim pemainnya. Karena dari 189 pemain yang ikut seleksi ini hanya berasal dari 18 kabupaten/kota di Aceh, kecuali Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, dan Simeulue. Kelima daerah tersebut tak mengirim pemain hingga penutupan pada 10 Agustus lalu. Padahal, sebelumnya PSSI Aceh sudah menyurati langsung tentang seleksi tersebut. “Karena dari awal kita ingin memberi kesempatan kepada anak-anak bertalenta di seluruh Aceh,” ucap dia.
Seperti diketahui, seleksi pemain U-14 dan U-17 ini merupakan bagian dari persiapan Timnas dua tahun sebelumnya. Karena akan ada kualifikasi AFC U-16 tahun depan dan yang bermain adalah U-15. Selain itu, ada juga kualifikasi AFC U-19 dan yang akan bermain nantinya adalah U-17. Sedangkan Timnas U-19 yang sekarang ini hanya sampai bulan Oktober. Setelah lewat bulan Oktober, usia mereka sudah lebih, sehingga dibutukan penggantinya. Seleksi ini digelar di seluruh Indonesia untuk merekrut pemain terbaik guna memperkuat skuad Timnas.
Sekretaris Umum Asosiasi PSSI Aceh, Khaidir TM kepada Serambi, kemarin, mengatakan, dijadwalkan Pelatih Timnas U-14 dan U-17, Fakhri Husaini akan tiba di Banda Aceh pada Jumat (15/8) hari ini. Untuk memudahkan proses seleksi, Fakhri sudah meminta PSSI Aceh untuk menyiapkan empat pelatih lokal guna membantu tugas dia selama di Tanah Rencong.
Mengenai agenda seleksi, Khaidir TM menyatakan, tahapannya akan dimulai sejak pukul 07.00 WIB Sabtu (16/8). “Makanya kepada pemain diharapkan sudah ada di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya pada pukul 07.00 WIB. Karena pemain akan ditimbang berat badan, verifikasi berkas, dan setelah itu baru masuk lapangan,” ujarnya.
Kepada pemain, kata Khaidir, agar membawa kelengkapan administrasi. Seperti surat rekomendasi dari pengcab PSSI kabupaten/kota masing-masing, ijazah asli, akte kelahiran asli, dan kartu keluarga asli. Kemudian membawa pasphoto ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar. Penginapan dan akomodasi selama seleksi bagi yang berasal dari luar Banda Aceh dan Aceh Besar, ditanggung oleh PSSI Aceh.
“Kita ingin semua pemain agar membawa kelengkapan administrasi sesuai dengan yang dimilikinya. Nantinya verifikasi berkas akan dilakukan dengan teliti guna mencegah pemalsuan umur dan lainnya,” ujar Khaidir TM.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...