Sunday, September 21, 2014

Sahrul Kurniawan dan Tukang Ojek Misterius



KOMPAS.com - Muhammad Sahrul Kurniawan merupakan bek tengah andalan saat Tim Nasional Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF 2013 dan juara grup pada Pra Piala Asia U-19 2014. 


Sahrul merupakan salah satu pemain dari hasil blusukan pelatih Indra Sjafri. Saat itu, Indra mendapatkan informasi dari tukang ojek bahwa ada pemain bagus di Ngawi, Jawa Timur. Indra langsung merespon dengan meminta tukang ojek tersebut membawa Sahrul saat Timnas Indonesia U-17 melakoni uji coba melawan Persinga Ngawi pada Mei 2012. 

Sahrul kemudian ikut seleksi bersama empat pemain lain di Persinga. Namun, hanya Sahrul yang lolos. Indra menilai dia memiliki ketenangan saat berduel dengan lawan. 

"Waktu itu, ada uji coba dengan Persinga. Jarak seminggu, aku dipanggil uji coba melawan Timnas U-17. Aku coba-coba siapa tahu kepantau. Mulai dari situ ikut coach Indra," ungkap Sahrul dalam perbincangan dengan Kompas.com

Sejak itu, Sahrul kemudian menjadi palang pintu yang kokoh bagi Garuda Jaya. Gelar pertama yang dikecap pemain kelahiran 5 Juni 1995 tersebut adalah juara turnamen invitasi Hongkong Jockey Club (HKJC) bersama Timnas U-18. Ia kemudian bersama Timnas U-19 menikmati gelar Piala AFF 2014 dan juara Grup G Pra Piala Asia U-19 2014. 

Yang masih menjadi misteri sampai saat ini adalah sosok tukang ojek yang memberikan informasi mengenai dirinya kepada Indra Sjafri. "Cerita yang beredar begitu. Namun, aku belum tahu siapa tukang ojek itu. Aku enggak tahu sampai sekarang," akunya. 

Melalui sepak bola, Sahrul berhasil mengangkat derajat keluarganya. Sahrul merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Orangtuanya Nyartomo dan Pariyem hanya bekerja sebagai petani. 

Sahrul sempat tinggal di Jakarta selama setahun, sebelum memutuskan pulang kampung pada 2002. Alasan utama Sahrul dan keluarganya pulang kampung karena kesulitan memenuhi kebutuhan di Ibu Kota. 

Sahrul kemudian mengenal teknik sepak bola saat berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Jogorogo. Untuk mewujudkan impiannya sebagai pemain sepak bola, Sahrul berhadapan dengan berbagai kendala. 

Ia terpaksa menggunakan sepatu yang penuh jahitan karena orangtuanya tak memiliki dana untuk membelikan sepatu yang berkualitas. Ibunya, Pariyem, hanya meminta Sahrul menjahit sepatunya ke tukang jahit setiap kali robek. 

Sahrul tak berpuas diri. Ia ingin terus membanggakan orangtuanya dengan membawa Timnas U-19 mewujudkan misinya lolos ke Piala Dunia U-20. "Aku memiliki motivasi membahagiakan kedua orang tua," tuturnya.

Profil singkat:

Nama Lengkap : Muhamad Sahrul Kurniawan
TTL: Kabupaten Ngawi, Jawa Timur / 5 Juni 1995
Posisi: Centerback

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...