Sunday, October 5, 2014

Club Liverpool dan Barcelona Merespon Positif Ajakan Kerjasama Sekolah Sepak Bola Kotaraja


Yan P Mandenas
Jayapura (SP) – Pemerhati Sepak Bola Papua yang juga menjabat sebagai anggota parlemen DPRP, Yan Mandenas mengungkapkan beberapa waktu lalu dirinya bersama dengan mantan pemain Persipura, Jack Komboy berkunjung ke negara Spanyol dan Inggris. Dalam kunjungan tersebut, diakui Yan, mereka menyambangi club Barcelona dan Liverpool. Di kesempatan itu mereka sempat melobi dua club terbesar di Eropa tersebut agar bisa bekerja sama dengan sekolah sepak bola Kotaraja yang sementara ini dirintis oleh Jack Komboy.

“Kemarin saya bersama Jack Komboy ke Spanyol dan Inggris untuk melobi kerjasama dengan club Barcelona dan Liverpool. Manajemen kedua club sangat merespon dengan baik,”aku Yan Mandenas saat ditemui wartawan di Jayapura, Selasa (30/9/2014) lalu.
Menurutnya, respon kedua club itu sangat baik. Sekarang tinggal dukungan dari Pemerintah Daerah. “Ini pemikiran kita bagaimana suatu saat sepakbola Papua harus lebih maju lagi, dari yang saat ini, dan kita berharap papua menjadi gudang sepak bola Indonesia,”ujarnya.
Dalam kunjungan di kedua negara itu, diakui Yan, mereka mendapat dukungan dari Kedutaan Besar RI disana. Bahkan duta besar menyatakan siap membantu jika pemerintah daerah papua serius. “Sekarang tinggal kita buat MOU saja dengan mereka,” tegas Yan yang juga merupakan Ketua DPD Hanura Provinsi Papua dan Ketua Komisi D DPR Papua.
Dikatakan, sepak bola di Papua saat ini berkembang sangat maju bahkan dikenal sebagai gudangnya atlit bola. Namun sayang perhatian pemerintah untuk membangun persepak bolaan di Papua masih belum maksimal.  “Pertama bagaimana kita membangun kerjasama di dunia sepak bola, karena selama ini sepak bola papua sangat maju, tapi pemerintah belum punya pemikiran untuk bangun sekolah sepak bola di papua. oleh karena itu saya bersama Jack Komboy berpikir harus ada sekolah sepak bola di wilayah kota raja, dan bagaimana talenta anak-anak papua kita bisa kembangkan ke arah yang lebih professional,” katanya.
Yan menambahkan, jika dibangun sekolah sepak bola dengan modal sendiri tentunya tidak cukup, oleh karena itu perlu dukungan dari pihak lain baik pemerintah, perusahaan swasta maupun perorangan. Dengan begitu potensi dan bakat yang dimiliki oleh anak-anak Papua bisa ada wadah yang menampung. “Itu yang kita pikirkan bagaimana kedepan ada sekolah sepak bola internasional yang dibangun di Jayapura.
Dengan adanya, sepak bola papua terus maju dengan Persipura sudah bisa tampil sampai di babak semifinal kompetisi AFC CUP, ini tentu kita harus menyiapkan regenerasi berikutnya, dan bakat alam yang dimiliki anak-anak Papua harus kita bina untuk menjadi pemain sepak bola yang professional,” tutupnya.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...