Tuesday, October 28, 2014

Penerus Evan Dimas, di Kirim ke London Mewakili "Most Wanted" Nike Indonesia



JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah melalui berbagai tes, program pencarian bakat Nike Most Wanted 2014 yang diprakasai Nike Indonesia telah memutuskan Meydi Rifki Aji Saputra (17) untuk memperebutkan beasiswa Nike Academy di London, Inggris. 


Program Most Wanted yang diikuti ratusan peserta ini digelar di lima kota, yakni Padang, Malang, Bandung, Jayapura, dan Tulehu sejak awal November 2014. Dari proses seleksi itu dipilih 15 pemain yang telah mengikuti seleksi intensif dari tim pelatih yang dipimpin langsung Danurwindo. 

Dari ke-15 pemain tersebut, tim pelatih kemudian hanya memilih satu terbaik dalam seleksi final yang berlangsung di Stadion Soemantri Brojonegoro, Kuningan, Jakarta, Minggu (26/10/2014). Meydi pun terpilih karena dinilai memiliki kemampuan di atas rata-rata dari pemain lainnya. 

"Dia (Meydi) cerdas dalam mengambil keputusan di lapangan, lalu kerjasama dan skil yang dia miliki juga bagus. Selain itu, dia juga bisa bermain di dua posisi sebagai bek tengah dan gelandang," ungkap Danurwindo.

"Dia sekarang harus berlatih mengasah teknik dan skilnya. Selain itu dia juga harus beradaptasi mengenai bahasa, pola makan, untuk persiapannya di London nanti," lanjutnya. 

Meydi pun mengaku senang akhirnya bisa keluar sebagai pemenang ajang pencarian bakat tersebut. Pesepak bola muda kelahiran Garut, 5 Mei 1997 itu pun berharap bisa terus mengasah kemampuannya.

"Aku sangat bangga bisa menjadi pemenang. Ini semua berkat doa dan dukungan dari orang tua, teman-teman, serta kerja kerasku," ujar pemuda yang sudah menekuni sepak bola sejak usia 5 tahun tersebut. 

London
Meydi akan mengikuti Nike Most Wanted 2014 tahap global di Nike Academy, FA Centre of Excellence di St. George's Park, London, Inggris pada 25 November mendatang. Di sana dia berhadapan dengan ratusan calon pemain dari puluhan negara.

Sebelum berangkat ke London, Meydi akan lebih dulu mendapatkan pelatihan intensif selama sebulan di Jakarta. Menurut Country Marketing Manager Nike Indonesia, Nino Priambodo, Meydi juga bakal mendapatkan porsi perkenalan pola hidup layaknya atlet internasional. 

"Kita akan tempeli dia dengan beberapa klub untuk dibekali latihan intesif. Jadi, semacam camp khusus. Sekarang kami masih tahap negosiasi, tetapi kemungkinan kalau sepakat kami akan bekerjasama dengan timnas," ujar Nino. 

"Dan tidak hanya latihan intensif, nanti dia juga akan mendapatkan pengetahuan mengenai pola makan, nutrisi yang bagus dan bimbingan bahasa Inggris. Itu semua akan menjadi bekal baginya untuk bertanding di tahap global," tambahnya. 

Nike Most Wanted, sebelumnya bernama Nike's The Chance. Sejak 2010, program ini memberi kesempatan pelatihan khusus kepada pemain-pemain berbakat. Salah satu pesepak bola muda Indonesia yang merupakan jebolan ajang pencarian bakat ini adalah kapten timnas U-19, Evan Dimas Darmono.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...